Kenapa Manchester United Tidak Membeli Pemain di Jendela Transfer Januari

Untuk pertamanya kali semenjak 2019, tidak ada yang melalui jendela Januari di Manchester United saat sebelum ditutup. Amad datang Januari lalu sesudah Bruno Fernandes dan Odion Ighalo landing di dasar Lapangan terbang Manchester pada 2020. Pada 2019, United ada di bawah management sementara Ole Gunnar Solskjaer, memenangi semua terkecuali satu laga mereka pada tahun baru dan Solskjaer menerimanya. Penghargaan Manager Bulan Ini.

Pada pertemuan jurnalis pengantar di bulan Desember, Ralf Rangnick memberi suara malas saat didesak pada penerimaan. Januari, ia mengingati, bukan saat yang bagus untuk tambahan ‘berkelanjutan’. Untuk tiap Fernandes ada Alexis Sanchez.

United benar-benar terpukul oleh cara oportunistik untuk Sanchez pada 2018. Itu selekasnya menggagalkan peluang mereka ambil sepakan pada Ousmane Dembele yang tidak disayangi, walau jubir lakukan penawaran Barcelona dan menyambungkannya dengan semuanya orang. Dembele, seperti Sanchez, masuk enam bulan akhir kontraknya.

Petinggi di Paris Saint-Germain kebingungan untuk bangun di hari batasan waktu untuk informasi jika mereka sudah menyepakati syarat dengan Dembele. Mereka tidak. United menerangkan jika tweet dari account terdakwa di hari Minggu yang mengeklaim jika mereka sudah ajukan penawaran untuk Dembele tidak tepat. Di mana United dan Dembele cemas, seorang di club sepakat itu ialah ‘b——s biasa’.

Pemain tengah tanpa dasar dihubungkan dengan United untuk keluarkan club yang betul-betul tertarik (Juventus tanda-tangani Denis Zakaria) atau untuk memperoleh upah besar (Boubacar Kamara habis kontrak pada musim panas). Sikap beberapa perwakilan dan club dalam menawarkan client di semua Eropa benar-benar norak hingga mereka manfaatkan peluang pemain tengah berbahasa Prancis turunan Afrika (Paul Pogba) tinggalkan United dengan terus-terusan menyambungkan mereka dengan pemain tengah berbahasa Prancis turunan Afrika.

Mangkirnya manager tetap, kedatangan sementara, scuad yang membesar, dan terbatasinya jendela musim dingin membuat tiap Januari yang masuk di United tidak jadi starter.

Baca juga: https://defensebusiness.org/transfer/luis-diaz-menandatangani-kontrak-untuk-bergabung-dengan-liverpool/

“Kami sedang jalankan proses penerimaan kami pada musim panas,” kata sumber club senior di awal Januari. “Kami mulai di bulan September dan memulai betul-betul memadat sekitaran waktu ini tahun ini, kalau-kalau ada yang ada yang ingin kami membawa pada musim panas yang ada sekarang ini. Walau itu peluangnya rendah.”

Timbulnya kembali ketertarikan West Ham pada Jesse Lingard pada Senin sore membuat ingin tahu sesudah kekalahan mereka di United sembilan hari kemarin. United memberikan sedikit perhatian ke West Ham saat mereka menanyakan mengenai Lingard pada awal bulan walau si pemain lebih memutuskan untuk kembali lagi ke London.

Mayoritas mengharap West Ham, ke-4 pada kick-off di Old Trafford, untuk memburu rintangan untuk tempat ke-4 dan mereka hampir tidak seperti tandingan dalam performa ciri khas Moyesean menantang United. West Ham mempunyai satu usaha pas target.

United dapat membenahi jalinan yang tegang dengan alumnus sekolah tinggi, memperoleh upahnya dari pembukuan, membebankan ongkos utang dan niat baik saat sebelum peluang pendekatan untuk Declan Rice. Pada akhirannya, United memandang itu tidak sebanding dengan resikonya dan tekanan mereka Lingard selalu ingin masih tetap optimis.

Kembalinya Pogba yang direncanakan dari mangkir 3 bulan karena cidera paha menyeimbangi keperginya Donny van de Beek di baris tengah. Pogba bisa dibuktikan Liga Premier dan Van de Beek tidak, jadi Rangnick percaya diri dengan alternatif intern, bahkan juga bila alternatif itu mempunyai usia taruh di bawah 4 bulan.

Penggantian United ke skema 4-3-3 lebih inklusif untuk tim yang dipotong siap-siap untuk hadapi laga tengah minggu (United mempunyai tujuh laga di dalam 22 hari pada bulan Februari). Mangkirnya Van de Beek ringkas tidak berkaitan karena ia belum mengawali laga liga yang memiliki arti semenjak 5 Desember 2020.

Rangnick harus mengoptimalkan Pogba untuk tersisa kontraknya yang cepat dan ia merekomendasikan pemain Prancis itu dapat memperoleh transfer besar lewat performanya. Koalisi yang tidak nyaman di antara United dan Pogba akan masuk laga akhir.